Evaluasi Program Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode See and Treat di Kabupaten Karawang

Berland Budiman, Yudi Mulyana Hidayat, Ali Budi Harsono

Abstract


Abstrak
Tujuan: Kanker serviks merupakan jenis kanker terbanyak nomor dua di kalangan perempuan di Indonesia setelah kanker payudara. Kanker serviks dikenal dengan “silent killer” karena perkembangannya yang sulit dideteksi. Metode see and treat dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan tindakan segera jika ditemukan IVA positif menggunakan krioterapi merupakan upaya untuk menurunkan angka kejadian dan mortalitas yang disebabkan kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program deteksi dini kanker serviks di Kabupaten Karawang dari dimulainya pelaksanaan program pilot project dari tahun 2007 hingga sekarang.    
Metode: Desain penelitian menggunakan metode mixed method. Rancangan penelitian kuantitatif dengan metode potong lintang dan rancangan penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara dengan panduan open-ended question.
Hasil: Dari hasil penelitian variabel yang paling berpengaruh terhadap komponen input adalah sumber daya manusia dan dukungan pemerintah berupa pendanaan, pada komponen proses adalah variabel pelaksanaan dan monitoring evaluasi, sedangkan pada variabel output sasaran target program masih jauh dari yang diharapkan.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa program deteksi dini  kanker serviks dengan metode see and treat di Kabupaten karawang masih kurang optimal. Dibutuhkan sumber daya manusia yang baik secara kualitas dan kuantitas, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan pemerintah yang optimal, dan sosialisasi masyarakat untuk menunjang keberhasilan program.

Kata kunci: Evaluasi program, Kanker serviks, see and treat



Abstract
Objective: Cervical cancer is the second most common cancer among women in Indonesia after breast cancer. Cervical cancer is known as the “silent killer” because its development is difficult to detect. The see and treat method with IVA examination and immediate action if a positive IVA was found using cryotherapy is an attempt to reduce the incidence and mortality caused by cervical cancer. The purpose of this research is to explore the implementation of early detection program of cervical cancer in Kabupaten Karawang from the beginning of pilot project implementation from year 2007 until now.
Method: The research design used mixed method. The design of quantitative research with cross sectional method and qualitative research design by conducting an interview with open-ended question guide.
Result: From the results of research, the most influential variables on the input components are human resources and government support in the form of funding, the component of the process is the implementation and evaluation variables evaluation, while the target output variable target program is still far from expected.
Conclusion: It can be concluded that early detection program of cervical cancer with see and treat method in Karawang district is not optimal. Good human resources needed in quality and quantity, availability of facilities and infrastructure, optimal government support, and socialization of the community to support the success of the program.

Key words: Cervical cancer, program evaluation, see and treat

Keywords


Keywords: Cervical cancer, program evaluation, see and treat

Full Text:

PDF

References


Vet JN, Kooijman JL, Henderson FC, Aziz FM, Purwoto G, Susanto H, et al. Single- visit approach of cervical cancer screening: see and treat in Indonesia. Br J Cancer. 2012;107(5):772−7.

Depkes R. Profil Kesehatan Indonesia 2008. Jakarta: Depkes RI. 2009.

Yuniarsih, Tjutju, Suwatno. Manajemen sumber daya manusia 1ed. Bandung: Alfabeta; 2013.

Mursyid H. Pelaksanaan Program Usaha Sekolah di Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Medan Tahun 2003 [Skripsi]. Medan: Universitas Sumatera Utara.; 2003.

Departemen Kesehatan RI. Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan, serta Sarana dan Prasarana Penunjang Subbidang Sarpras Kesehatan Tahun Anggaran 2016. Jakarta: Depkes RI; 2016.

Notoatmodjo S. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. 2 ed. Jakarta: Rineka Cipta; 2007.

Masyarakat IDKDJBK. Pedoman perencanaan tingkat puskesmas. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat; 2015.

Kemenkes R. Panduan program nasional gerakan pencegahan dan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara. RI K, editor. Jakarta: Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular; 2015.

Indonesia DKR. Pedoman manajerial pencegahan dan pengendalian infeksi di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Jakarta: Departemen Kesehatan RI; 2008.

Parkin D. National Cancer Control Planning. Indonesian Journal of Cancer. 2008;3(suppl. 2):1−4.




DOI: http://dx.doi.org/10.24198/obgynia.v2n1.77

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi

 

KSM/Dep Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran RSUP Dr. Hasan Sadikin

Jl. Pasteur No 38 Bandung 40161 

Telp: 0813-2012-9954

Email: obgyniajurnal@gmail.com

 

 

 




Indexed By
         



Web Analytics
View My Stats

Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science @2017